Senin, 23 Maret 2015

Sepanjang Jalan Menuju Stasiun.

      Kober begitulah masyarakat biasa menyebutnya yang sebetulnya sebuah gang bernama gang sawo yang ramai sekali hilir mudik para mahasiswa maupun pekerja yang ingin menggunakan transportasi kereta api ataupun yang ingin berkuliah ke kampus universitas indonesia, karena jalan ini merupakan salah satu akses menuju kampus dan menuju stasiun, tidak hanya itu di sepanjang jalan terdapat banyak sekali pedagang yang memenuhi setiap ruko yang berada di kober ini dan juga ada banyak masyarakat sekitar yang memanfaatkan akses tersebut untuk menjalankan bisnisnya seperti membuka tempat makan dan tempat kost, hal ini yang membuat jalan ini ramai dari pagi hari hingga malam hari.
      Banyak sekali pedagang yang berjualan di sepanjang jalan kober ini dari mulai makan-makanan hingga keperluan sehari-hari pun ada di jalan kober ini para pedagang buku dan mp3 pun sangatlah banyak untuk keperluan kuliah mahasiswa seperti buku-buku rujukan ataupun buku-buku novel pun banyak diperjual belikan, hal ini yang membuat tempat ini selalu ramai segala macam buku yang diperlukan dan dicari semuanya ada di satu tempat buku ke tempat buku lainnya. Selain itu penjual asesoris-asesoris seperti chasing phonecell , binder, alat tulis hingga tempat fotocopy tersedia ditempat ini, semua pedagang tertata dengan rapi hingga tidak mengganggu pejalan yang melewati jalan ini.
    Namun semakin ramainya pejalan kaki dan pedagang di tempat ini terjadi penggusuran di sebagian ruko di tempat ini masih belum jelas peruntukannya apakah untuk di tata kembali atau untuk kepentingan pemerintah setempat. Namun jika para pedagang di tempat ini tidak berjualan kembali sepanjang jalan kober ini akan sepi dan rawan kriminalitas, akan banyak orang yang dirugikan dan tidak akan ada lagi rasa aman dan nyaman bagi pejalan yang melewati jalan ini terutama di malam hari kota depok yang ramai diperbincangkan rawan akan kriminalitas yang salah satunya di sebabkan tidak adanya aktivitas-aktivitas di malam hari seperti mini market yang tidak buka 24 jam, kurangnya tempat hiburan, dan tempat nongkrong anak muda yang dapat membuat ramai jalanan kota depok di malam hari.
     Seharusnya pemerintah segera mengambil tindakan nyata agar kriminalitas dapat di minimalisir karena jika terus seperti ini bukan tidak mungkin akan ada korban-korban selanjutnya, setidaknya ada aktivitas yang positif di malam hari dan diwadahi yang di fasilitasi oleh pemerintah, karena jika dibandingkan sekarang aktivitas-aktivitas yang terjadi di malam hari tidak terwadahi hingga membuat masyarakat terutama anak muda menjadi liar dan malah melakukan tindak kriminalitas, setidaknya jalanan tidak sepi seperti saat ini ada aktivitas-aktivitas yang membantu meminimalisir tindak kriminalitas di kota ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar