Minggu, 09 Februari 2014

this is world or zoo ?

Di era Globalisasi kini hampir semua aspek kehidapan telah termodernisasi, dari hal-hal yang kecil hingga hal-hal yang besar bergerak maju mengikuti zaman. bila diibaratkan pada proses pertumbuhan manusia bisa dikatakan zaman ini sedang dalam masa puber, i dont know second or third puberity, yang jelas di zaman ini manusia seperti akan kembali ke zaman jahiliyah. mabuk-mabukan dimana-mana. sex bebas yang seakan tidak malu lagi pada siapa-siapa bahkan sampai dipertontonkan. tidak sedikit mereka didalamnya pun termasuk pada golongan intelek, kaum priyayi, atau bahkan pemuka agama (holy man) sekali pun bisa terjerumus dalam kemaksiatan. karena iblis tak akan berhenti menggoda umat manusia hingga matahari terbit dimana ia tenggelam hingga sangkakala ditiupkan malaikat isrofil yang tak seorang pun tau kapan akan ditiupkan dan sang malaikat pun tak pernah tau kapan dia harus melaksanakan tugasnya. itu semua sudah menjadi rahasia illahi. sering kita mendengar atau melihat di media-media tentang pemuka-pemuka agama yang melakukan perzinahan, kekerasan, meramal-ramalkan keadaan. that is the holy man, in our eyes they like never does a faulter, how about us common person who always make a foul, doing what could make this nature dissolved. entah zaman yang semakin gila ataukah orang-orang yang ada didalamnya yang semakin gila, bukan suatu hal yang tabu bila saat ini kita melihat orang-orang yang menciptakan keyakinan-keyakinan baru, agama baru, ramalan-ramalan baru yang sebenarnya bukan orang yang bodoh yang tidak tahu apa-apa sama sekali. they just use their logic without listen to their heart. religion isnt about just our logic its our faith. saat ini orang lebih mementingkan dunia dan bagaimana cara mereka memberi makan nafsu mereka. peoples just follow their lust than think aftermath would combated them all. not only them but we all would got thats consequence from what we does before. everything badness we got its come from us, and everything goodness we got its come from god. lebih baik mencegah daripada mengobati bukan. tapi terkadang nafsu kita mengalahkan logika kita. but our heart will never blind if we are still protect and always pray with full of cogency.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar