Kelas sosial didefinisikan sebagai suatu strata
(lapisan) orang-orang yang berkedudukan sama dalam kontinum (rangkaian
kesatuan) status sosial. Definisi ini memberitahukan bahwa dalam masyarakat
terdapat orang-orang yang secara sendiri-sendiri atau bersama-sama memiliki kedudukan
social yang kurang lebih sama. Mereka yang memiliki kedudukan kurang lebih sama
akan berada pada suatu lapisan yang kurang lebih sama pula.
Class
system adalah penjumlahan kelas-kelas dalam masyarakat, artinya semua orangdan
keluarga yang sadar akan kedudukan mereka itu diketahui dan diakui oleh masyarakat
umum. Dengan demikian, pengertian kelas adalah paralel
dengan pengertian lapisan tanpamembedakan apakah dasar lapisan itu faktor uang,
tanah, kekuasaan, atau dasar lainnya. Adapun yang menggunakan istilah kelas
hanya untuk lapisan yang berdasarkan atas unsur ekonomi,sedangkan lapisan yang
berdasarkan atas kehormatan dinamakan kedudukan
Kedudukan diartikan
sebagai tempat atau posisi seseorang dalam suatu kelompok sosial. Kedudukan
sosial di artikan sebagai tempat seseorang, secara umum dalam masyarakatnya sehubungan
dengan orang-orang lain, dalam arti lingkungan pergaulannya, prestisenya, dan
hak-hak serta kewajiban-kewajibannya.
Secara abstrak,
kedudukan berarti tempat seseorang dalam suatu pola tertentu. Dengan demikian,
seseorang dikatakan mempunyai beberapa kedudukan, oleh karena seseorang
biasanya ikut serta dalam berbagai pola kehidupan. Pengertian tersebut
menunjukkan tempatnya sehubungan dengan kerangka masyarakat secara menyeluruh.
Masyarakat pada
umumnya mengembangkan dua macam kedudukan, yaitu:
1. Ascribed Status
Kedudukan seseorang
dalam masyarakat tanpa memerhatikan perbedaan rohaniah dankemampuan. Kedudukan
tersebut diperoleh karena kelahiran, misalnya kedudukananak seorang bangsawan
ialah bangsawan pula.
2. Achieved Status
Kedudukan yang dicapai
oleh seseorang dengan usaha-usaha yang disengaja.Kedudukan ini bersifat terbuka
bagi siapa saja tergantung dari kemampuan masing-masing dalam mengejar serta
mencapai tujuan-tujuannya. Misalnya setiap orang bisamenjadi seorang hakim atau
tentara, semua itu tergantung apakah yang bersangkutanmampu menjalani
syarat-syarat tersebut atau tidak.
.
Jadi dapat disimpulkan
bahwa kelas sosial biasanya menggunakan ukuran ekonomi dan merupakan suatu
kumpulan masyarakat, sedangkan status sosial biasanya menggunakan ukuran
kehormatan dan merupakan suatu pribadi.
Pengaruh Kelas sosial
dan status terhadap pembelian adalah bagaimana individu menempatkan dirinya
pada pasar yang berbeda dan produk yang berbeda pula atau produk yang sama
namun berbeda kualitasnya. Biasanya konsumen dalam golongan kelas menengah atas
tidak mau disamakan dengan kelas menengah bawah, disini pentimgmya produsen
dalam menentukan pasar sebelum melakukan penjualan target pasar mana yang akan
diambil dan seperti apa dampak-dampak yang akan timbul dari penentuan target
pasar ini.
Bila dilihat dari gaya
hidup pun bisa dibedakan kelas sosial dan status dalam masyarakat hal ini yang
menjadi diferensiasi dalam pasar selalu dibedakan antara masyarakat kelas atas
dan kelas bawah karena salah satu faktornya adalah daya beli masyarakat. Disini
peranan manajemen perusahaan dan pemerintah sangat penting agar tidak terjadi
ketimpangan sosial dan kecemburuan sosial di kalangan masyarakat.
Sumber : https://www.academia.edu/7782888/Pengaruh_Kelas_Dan_Status_Sosial
Tidak ada komentar:
Posting Komentar