Selasa, 30 Desember 2014

Pengaruh Kelas Sosial dan Status

Kelas sosial didefinisikan sebagai suatu strata (lapisan) orang-orang yang berkedudukan sama dalam kontinum (rangkaian kesatuan) status sosial. Definisi ini memberitahukan bahwa dalam masyarakat terdapat orang-orang yang secara sendiri-sendiri atau bersama-sama memiliki kedudukan social yang kurang lebih sama. Mereka yang memiliki kedudukan kurang lebih sama akan berada pada suatu lapisan yang kurang lebih sama pula.

Class system adalah penjumlahan kelas-kelas dalam masyarakat, artinya semua orangdan keluarga yang sadar akan kedudukan mereka itu diketahui dan diakui oleh masyarakat umum. Dengan demikian, pengertian kelas adalah paralel dengan pengertian lapisan tanpamembedakan apakah dasar lapisan itu faktor uang, tanah, kekuasaan, atau dasar lainnya. Adapun yang menggunakan istilah kelas hanya untuk lapisan yang berdasarkan atas unsur ekonomi,sedangkan lapisan yang berdasarkan atas kehormatan dinamakan kedudukan

Kedudukan diartikan sebagai tempat atau posisi seseorang dalam suatu kelompok sosial. Kedudukan sosial di artikan sebagai tempat seseorang, secara umum dalam masyarakatnya sehubungan dengan orang-orang lain, dalam arti lingkungan pergaulannya, prestisenya, dan hak-hak serta kewajiban-kewajibannya.

Secara abstrak, kedudukan berarti tempat seseorang dalam suatu pola tertentu. Dengan demikian, seseorang dikatakan mempunyai beberapa kedudukan, oleh karena seseorang biasanya ikut serta dalam berbagai pola kehidupan. Pengertian tersebut menunjukkan tempatnya sehubungan dengan kerangka masyarakat secara menyeluruh.

Masyarakat pada umumnya mengembangkan dua macam kedudukan, yaitu:

1.      Ascribed Status

Kedudukan seseorang dalam masyarakat tanpa memerhatikan perbedaan rohaniah dankemampuan. Kedudukan tersebut diperoleh karena kelahiran, misalnya kedudukananak seorang bangsawan ialah bangsawan pula.

2.      Achieved Status

Kedudukan yang dicapai oleh seseorang dengan usaha-usaha yang disengaja.Kedudukan ini bersifat terbuka bagi siapa saja tergantung dari kemampuan masing-masing dalam mengejar serta mencapai tujuan-tujuannya. Misalnya setiap orang bisamenjadi seorang hakim atau tentara, semua itu tergantung apakah yang bersangkutanmampu menjalani syarat-syarat tersebut atau tidak.
.
Jadi dapat disimpulkan bahwa kelas sosial biasanya menggunakan ukuran ekonomi dan merupakan suatu kumpulan masyarakat, sedangkan status sosial biasanya menggunakan ukuran kehormatan dan merupakan suatu pribadi.

Pengaruh Kelas sosial dan status terhadap pembelian adalah bagaimana individu menempatkan dirinya pada pasar yang berbeda dan produk yang berbeda pula atau produk yang sama namun berbeda kualitasnya. Biasanya konsumen dalam golongan kelas menengah atas tidak mau disamakan dengan kelas menengah bawah, disini pentimgmya produsen dalam menentukan pasar sebelum melakukan penjualan target pasar mana yang akan diambil dan seperti apa dampak-dampak yang akan timbul dari penentuan target pasar ini.

Bila dilihat dari gaya hidup pun bisa dibedakan kelas sosial dan status dalam masyarakat hal ini yang menjadi diferensiasi dalam pasar selalu dibedakan antara masyarakat kelas atas dan kelas bawah karena salah satu faktornya adalah daya beli masyarakat. Disini peranan manajemen perusahaan dan pemerintah sangat penting agar tidak terjadi ketimpangan sosial dan kecemburuan sosial di kalangan masyarakat.


Sumber : https://www.academia.edu/7782888/Pengaruh_Kelas_Dan_Status_Sosial

Tidak ada komentar:

Posting Komentar