Manusia
adalah makhluk yang diciptakan sesempurna mungkin oleh sang kholik yang
diberikan akal pikiran dan hawa nafsu, terkadang hawa nafsu itu yang membuat
manusia ingin selalu mengkonsumsi suatu barang dan atau jasa dan akal pikiran
dalam hal ini pengetahuan seharusnya dapat menjadi filter atau peredam hawa
nafsu itu sendiri. Bicara tentang sumber daya konsumen ada banyak cakupannya
karena konsumen merupakan manusia yang juga sebagai pelaku ekonomi, manusia
belajar dari pengalaman dan pengalaman tersebut merupakan suatu pengetahuan
yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan pembelian, berikut ini
beberapa cakupan sumberdaya konsumen antara lain :
Sumberdaya Ekonomi
Sumber Daya Ekonomi adalah segala sumber daya
yang dimiliki berupa barangatau jasa untuk memenuhi kebutuhan manusia, baik itu yang berasal dari sumber daya alam(SDA)
maupun dari sumber daya manusia (SDM) yang dapat memberikan manfaat
ataukeuntungan (benefit), serta dapat diolah sebagai modal dasar dalam
pembangunan ekonomi.Sumber daya ekonomi merupakan salah satu bentuk dari sumber
daya konsumen.Sumber daya Ekonomi terdiri dari:
1) Sumber Daya Alam (SDA)Semua sumber / kekayaan yang berasal dari
alam (Tanah, air, angin, cahaya matahari,mineral, dsb).Contoh: Sumber daya
tanah dapat dimanfaatkan sebagai lahan perkebunan, lalu hasil perkebunan
tersebut dijual sehingga menghasilkan keuntungan.
2) Sumber
Daya Manusia (SDM)Semua kegiatan manusia baik jasmani (fisik) maupun rohani
yang bertujuan untukkegiatan produksi.Contoh: Petani, nelayan, buruh, karyawan,
pegawai, dll.
3)Sumber Daya KewirausahaanSuatu sikap, perilaku, semangat
seseorang dalam menangani sebuah usaha atau kegiatanekonomi, sehingga
dapat menghasilkan keuntungan.Contoh: Pengusaha kain, pengusaha tahu &
tempe, pengusaha peternakan, dll.
4) Sumber Daya Modal Sumber
daya yang dibuat oleh manusia baik berupa uang maupun barang yang
dapatdigunakan dalam membantu proses kegiatan produksi.Contoh: Uang, bahan
baku, bahan bakar, mesin, bangunan / gedung untuk tempat produksi,
dll.Sumber daya ekonomi mempengaruhi sumber daya konsumen, atau biasa
dikenaldengan potensi ekonomi. Keadaan ekonomi konsumen sangat mempengaruhi
konsumentersebut dalam mengambil sebuah keputusan. Keputusan konsumen
sehubungan dengan produk sangat depangaruhi oleh jumlah sumber daya ekonomi yang dimiliki pada saat ini
maupun pada masa yang akan datang. Berikut ini adalah pembagian sumber daya
ekonomi (pendapatan) konsumen, yaitu:
1)Sumber daya ekonomi
individu
2)Sumber daya ekonomi
keluarga
3)Sumber daya ekonomi
rumah tanggaSelain pendapatan, sumber daya ekonomi lainnya yaitu kekayaan
(asset / nilai bersih)dan kredit. Kekayaan seseorang berkorelasi dengan
pendapatan orang tersebut.
Sumberdaya Sementara
Barang yang Menggunakan WaktuProduk yang memerlukan pemakaian waktu dalam
mengkonsumsinya. Contoh:menonton TV, memancing, golf, tennis (waktu Senggang)
tidur, perawatan pribadi, pulang pergi (waktu wajib)
Barang Penghemat Waktu.Produk yang menghemat waktu memungkinkan
konsumen meningkatkan waktuleluasa mereka. Contoh: oven microwave, pemotong
rumput, fast food.
Sumberdaya Kognitif
Pengertian sumber daya kognitif adalah kemampuan
untuk secara lebih tepatmerepresentasikan dunia dan melakukan operasi logis
dalam representasi konsep yang berdasar pada kenyataan. Teori ini membahas
munculnya dan diperolehnya schemata skema tentang bagaimana seseorang mempersepsi lingkungannya dalam tahapan-tahapan perkembangan, saatseseorang
memperoleh cara baru dalam merepresentasikan informasi secara mental.
Kandungan Pengetahuan
Pengetahuan konsumen adalah semua informasi yang
dimiliki konsumen mengenai berbagai macam produk, serta pengetahuan lainnya yang terkait dan informasi yang berhubungan
dengan fungsinya sebagai konsumen.Pengetahuan Konsumen terbagi kedalam tiga
macam :
1) Pengetahuan ProdukPengetahuan produk adalah kumpulan berbagai
macam informasi mengenai produk. Pengetahuan ini meliputi kategori
produk, merek, terminologi produk, atributatau fitur produk, harga
produkdan kepercayaan mengenai produk.
Jenis Pengetahuan Produk:
a.Pengetahuan tentang karakteristik atau atribut produk
b.Pengetahuan tentang manfaat produk
c.Pengetahuan tentang kepuasan yg diberikan produk kepada konsumen
2) Pengetahuan PembelianPengetahuan pembelian terdiri atas
pengetahuan tentang toko, lokasi produkdi dalam toko dan penempatan produk yang
sebenarnya di dalam toko tersebut.Konsumen cenderung lebih senang mengunjungi
toko yang sudah dikenalnya untuk berbelanja, karena telah mengetahui
dimana letak produk di dalam toko tersebut.
Oganisasi Pengetahuan
Pengetahuan organisasi ini dimaksudkan untuk
mencakup semua jenis skema untukmengorganisir informasi dan manajemen
pengetahuan mempromosikan. Pengetahuan organisasimencakup skema klasifikasi
yang mengatur bahan-bahan pada tingkat umum (seperti buku-bukudi rak),
judul-judul subjek yang menyediakan akses yang lebih rinci, dan otoritas file
yangmengontrol versi varian informasi penting (seperti nama-nama geografis dan
nama-nama pribadi). Istilah pengetahuan organisasi ini dimaksudkan untuk mencakup semua jenis skemauntuk
mengorganisir informasi dan mempromosikan manajemen pengetahuan.Sistem
pengetahuan organisasi yang mencakup Mengatur skema Klasifikasi
bahan-bahan pada tingkat umum (seperti buku-buku di rak),
judul-judul subjek yang menyediakan akses lebihterperinci, dan
Otoritas varian versi file yang mengontrol informasi kunci (seperti
nama-namadan nama Geografis -nama pribadi). Mereka juga termasuk kurang-skema
tradisional, seperti jaringan dan ontologi. Karena sistem organisasi pengetahuan mekanisme untuk
mengorganisir informasi, mereka berada di jantung dari setiap perpustakaan,
museum, dan arsip. Sistem organisasi pengetahuan digunakan untuk mengatur
bahan-bahan untuk tujuan pengambilan dan untuk mengelola koleksi. Sebuah
KOS berfungsi sebagai jembatan antara kebutuhan informasi pengguna dan materi
dalam koleksi. Dengan itu, pengguna harus dapat mengidentifikasi objek menarik
tanpa pengetahuan sebelumnya keberadaanya. Baik melalui browsing atau mencari langsung, baik
melalui tema pada halaman Web atau situs mesin pencari, para KOS membimbing
pengguna melalui proses penemuan. Selain itu, Koss mengijinkan penyelenggara
untuk menjawab pertanyaan mengenai cakupan pengumpulan dan apa yang dibutuhkan
untuk melengkapi itu.
Mengukur Pengetahuan
Pengukuran pengatahuan objektif (objective
knowledge) adalah pengukuran yangmenyadap apa yang benar-benar sudah disimpan oleh
konsumen di dalam ingatan.Ukuran pengetahuan objektif, yang berfokus pada potongan informasi khusus yang mungkin diketahuikonsumen.
Dan pilihan akhir untuk menilai pengetahuan adalah dengan menggunakan ukuran
pengetahuan subjektif (subjective knowledge). Pengetahuan ini direflesikan oleh
pengukuran yang menyadap persepsi konsumen mengenai banyaknya pengetahuan
mereka sendiri. Padadasarnya, konsumen diminta untuk menilai diri mereka
sendiri berkenaan denganpengetahuan produk atau keakraban mereka. Ukuran pengetahuan subjektif berrpusat di sekitar kesan
konsumen mengenai pengetahuan total dan keakraban mereka. Pengetahuan konsumen
terdiri dari informasi yang disimpan di dalam ingatan. Pemasar khususnya
tertarik untuk mengerti pengetahuan konsumen. Informasi yang dipegang oleh konsumen
mengenai produk akan sangat mempengaruhi pola pembelian mereka. Di dalam
Psikologi kognitif dijelaskan bahwa ada dua jenis pengetahuan dasar, yaitu
pengetahuan deklaratif dan pengetahuan prosedural. Pengetahuan deklaratif
melibatkan fakta subjektif yangsudah diketahui. Pengetahuan deklaratif sendiri
dibagi menjadi dua kategori, yaitu pengetahuan episodik (melibatkan pengetahuan
yang dibatasi dengan lintasan waktu) dan pengetahuan semantik (mengandung
pengetahuan yang digeneralisasikan dan memberi arti bagi dunia seseorang).
Sedangkan pengetahuan prosedural mengacu pada pengertian bagaimana fakta
inidapat digunakan. Fakta ini juga bersifat subjektif dalam pengertian fakta
tersebut tidak perlusesuai dengan realitas objektif.
sumber : http://id.scribd.com/doc/242723125/Bab-5-Sumberdaya-Konsumen-Dan-Pengetahuan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar