Pemasaran memiliki kunci utama yaitu creating, communicating, delivering,
value (ccdv). Segmentasi pasar merupakan kegiatan pembagian pasar menjadi
beberapa segmen yang lebih kecil berdasarkan kepada pembeli yang memiliki
kebutuhan, karakteristik, dan perilaku yang berbeda juga dari segi produk yang
akan dibeli berbeda pula bisa juga diartikan sebagai pengidentifikasian dan
menganalisis pembeli di pasar produk. Kebutuhan dari berbagai individu yang
berbeda dengan karakteristik dan peerilaku yang berbeda diperlukannya
identifikasi dan analisis agardapat membedakan ataupun membagi pasar dalam beberapa
bagian disini diperlukan segmentasi pasar.
pentingnya segmentasi pasar didasarkan
atas deskripsi dan identifikasi ukuran pasar,lebih fokus dalam alokasi
sumberdaya, dan sebagai dasar pengembangan 4P (product,price,place,promotion).
karakter kunci segmentasi harus bisa diukur, segmen harus menguntungkan, dan
harus dapat diakses dan dilayani secara efektif.
Faktor-faktor yang dipertimbangkan
dalam melakukan segmentasi pasar di antaranya adalah:
Faktor geografis: wilayah (kawasan, negara), ukuran pemukiman
(metropolitan, kota kecil), densitas area (urban, semi-urban, pedesaan), iklim
(tropis, subtropis, sedang, dingin).
Faktor demografik: usia, jenis kelamin, ukuran keluarga, pendidikan,
penghasilan, pekerjaan, status sosial-ekonomi, agama, kebangsaan/ras, bahasa.
Faktor psikografik: kepribadian, gaya hidup, nilai, sikap.
Faktor perilaku: kesetiaan terhadap merk, tingkat penggunaan produk,
kesiapan membeli.
Menurut Waizly
Darwin (Chief of executive marketeer media) di indonesia terdapat 3 karakter
pembeli yaitu snob, smart, dan dumb. tipe snob adalah konsumen yang tidak
peduli dengan harga biasanya lebih ke arah lifestyle dan status di masyarakat,
kedua tipe smart adalah konsumen yang membeli produk secara rasional atau masuk
akal, dan yang terakhir tipe dumb adalah konsumen yang hamya mementingkan harga
yang murah. Hal-hal tersebut menggambarkan bagaimana kondisi pasar di indonesia
dan dapat dijadikan bahan untuk pertimbangan dan pembangunan strategi pasar, segmentasi
berdasarkan psikografik di masa ini ternyata lebih akurat di banding segmentasi
berdasarkan geografis dan demografi.
Segmentasi demografi adalah cara segmentasi yang paling populer sebagaidasar untuk membagi kelompok pelanggan. Pada umumnya pelanggan memiliki keterkaitan eratdengan variabel-variabel
demografi seperti pendapatan dan usia. Juga,untuk alasan praktis, sering ada lebih banyak
data yang tersedia untuk membantudengan proses segmentasi
demografis. Segmentasi demografi terdiri dari membagi pasar
ke dalam kelompok berdasarkan pada variabel seperti sebagai berikut:
1. Umur
Kebutuhan dan keinginan konsumen berubah dengan usia meskipun merekamungkin
masih ingin konsumen jenis produk yang sama. Jadi seorang
pemasar mendesain, paket dan mempromosikan produk yang
berbeda untuk memenuhikeinginan kelompok usia yang berbeda. Contoh yang
baik termasuk pemasaran pasta gigi (kontras branding pasta gigi untuk
anak-anak dan orang dewasa).
2.Tahap siklus hidup
Tahap siklus hidup konsumen merupakan variabel penting, terutama di pasar seperti rekreasi dan pariwisata. Semisal golongan kaum muda lebih senang berkunjung
ke Dunia Fantasi Ancol sedang golongan yang lebih tua memilih untuk wisata kebun di Taman Buah Mekarsari.
3. Gender
Segmentasi yang berbasis gender banyak digunakan
dalam pemasaran. Contohnyauntuk pemasaran produk golongan pakaian, tata rambut,
majalah dan perlengkapanmandi dan kosmetik.
4. Penghasilan
Dasar segmentasi lain yang popular adalah besarnya penghasilan konsumen.Banyak perusahaan mentargetkan pasar pada konsumen yang makmur untuk barang-barang
mewah dan jasa kenyamanan. Sebagai contoh
layanan prima yang diberikan
perbankan untuk solusi nasabah yang berpenghasilan atau memiliki asetyang
besar. Sebaliknya, banyak perusahaan fokus pada produk pemasaran langsungke
konsumen dengan pendapatan yang relatif rendah. Contohnya perusahaan
yangmemproduksi sabun colek dibanding detergen premium.
5.
Kelas social
Banyak pemasar yang percaya bahwa preferensi dipengaruhi oleh kelas sosialkonsumen.
Seperti preferensi konsumen terhadap barang-barang
sperti mobil, pakaian, perabot rumah, kegiatan santai dan produk/jasa lainnya. Hal ini
menggambarkan adanya hubungan yang jelas antara kelas sosial dengan
tingkat pendapatan.
6. Gaya hidup
Pemasar
semakin tertarik pada pengaruh "gaya hidup" dengan tingkat
permintaankonsumen. Namun sayangnya, ada banyak sistem
kategorisasi gaya hidup yang berbeda, karena sebagian
gaya hidup justru diarahkan oleh pembuat iklan.
Data demografi dapat digunakan untuk mengidentifikasikan karakteristik populasi
untuk menentukan siapa pelanggan potensial, dan menentukan
area geografisdimana mereka menetap. Informasi ini dapat digunakan untuk usaha pemasaran produk/jasa,
bagaimana mengiklankannya, serta bagaimana perilaku pembelian mereka.(Putri, 2007)Data ini umumnya digunakan oleh
bisnis untuk mengidentifikasikan target pasar bagi
barang dan jasa mereka. Demografi umumnya digunakanuntuk memberitahukanmengenai siapa pelanggan apa, dimana lokasi mereka, apa gender mereka dan bagaimana
Anda ingin produk Anda dibeli oleh mereka.
Pergeseran-pergeseran komponen kependudukan seperti distribusi menurutumur,
distribusi menurut wilayah, struktur umur, struktur pekerjaan, pola migrasi
dan penurunan tingkat mortalitas dan fertilitas harus diamati secara seksama, terutama pengaruhnya terhadap segmentasi pasar, daya beli dan tingkah laku pengeluaran atas barang dan jasa. Hal ini menunjukkan bahwa struktur demografi mempengaruhivariable yang lain (dependent variable). Namun
adakalanya variable lain mempengauhistruktur demografi seperti halnya
sebelum kota Batam dijadikan sentra industrikota tersebut memiliki penduduk yang sedikit, setelah dijadikan sentra industri makamulailah
kota Batam menjadi ramai. Oleh karena itu data demogarfi bisa kita anggapsebagai variable independent, sekaligus
dependent. (Effendi, 2010)
Lima alasan mengapa kita tidak dapat mengabaikan segmentasi demografis
yaitu:
1.
Segmentasi dengan cara apapun selalu harus dilihat darikacamata
demografi.Segmentasi gaya hidup, teknografi misalnya tetap harus dilihat dalam
hubungannyadengan variabel-variabel demografi seperti usia,
jenis kelamin, pendidikan dansebagainya. Segmen-segmen itu biasanya berhubungan erat dengan karakter-karakter
kependudukan.
2.
Informasi demografi adalah informasi yang paling mudahdijangkau dan paling murah untuk
mengidentifikasi target market. Sekalipun informasi ini tidak begitu
sempurna untuk pemasaran.
3.
Informasi demografi memberikan insight tentang trend
yangsedang terjadi. Perubahan-perubahan penduduk menurut usia atau jenis rumahtangga
akan menentukan jumlah permintaan beberapa jenis barang/jasa.
4.
Demografi dapat digunakan untuk melihat perubahan permintaan
aneka produk.
5.
Demografi dapat digunakan untuk mengevaluasi kampanye-kampanye
pemasaran suatu bisnis. Keberhasilan pemasaran harus
bisa diukur dari besarnya pasar dan tekanan-tekanan pesaing pada pasar yang sama.
Pembelian mempunyai kebutuhan dan keinginan yang unik. Setiap
pembeli, berpotensi menjadi pasar yang terpisah. Oleh karena itu segmentasi
pasar dapat dibangun pada beberapa tingkat yang berbeda.
-Pemasaran
massal
Pemasaran
massal berfokus pada produksi massal, distribusi massal,
dan promosi massal untuk produk yang sama dalam cara yang hampir sama
keseluruh konsumen.
-Pemasaran
segmen
Pemasaran
segmen menyadari bahwa pembeli berbeda dalam kebutuhan, persepsi, dan perilaku
pembelian.
-Pemasaran
ceruk
-Pemasaran
ceruk (marketing niche) berfokus pada sub-group di
dalam segmen-segmen. Suatu ceruk adalah suatu grup yang didefiniskan dengan
lebih sempit.
-Pemasaran
mikro
Praktik
penyesuaian produk dan program pemasaran agar cocok dengan citarasa individu
atau lokasi tertentu. Termasuk dalam pemasaran mikro adalah pemasaran lokal dan
pemasaran individu.
Manfaat
dari segmentasi pasar adalah:
-Penjual
atau produsen berada dalam posisi yang lebih baik untuk memilih
kesempatan-kesempatan pemasaran.
-Penjual
atau produsen dapat menggunakan pengetahuannya terhadap respon pemasaran yang
berbeda-beda, sehingga dapat mengalokasikan anggarannya secara lebih tepat pada
berbagai segmen.
-Penjual
atau produsen dapat mengatur produk lebih baik dan daya tarik pemasarannya.
http://www.itb.ac.id/news/4228.xhtml
http://id.wikipedia.org/wiki/Segmentasi_pasar
http://www.warsidi.com/2009/12/segmen-pasar-market-segments.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar